jump to navigation

Perlu kah 3 Busi?? Agustus 9, 2012

Posted by andypierre in Pulsar.
trackback

Perlu kah 3 Busi??

Kendaraan bermotor menggunakan bahan bakar sebagai sumber energi agar dapat bergerak. Energy tersebut di aktifkan dengan cara membakar bahan bakar. Bahan bakar kendaraan mengandung campuran senyawa hidrokarbon (senyawa yang mengandung unsur karbon dan hidrogen). Ketika di bakar, unsur-unsur tersebut akan menghasilkan gas nitrogen (N2), karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) yang di kenal dengan istilah gas buangan.

3 busi sebenarnya membuat pembakaran yang makin lebih efisien dari campuran udara dan bahan bakar yang dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar, kinerja mesin dan mengurangi emisi. selain manfaat ketiga diatas, ada keuntungan yang lain yang akhirnya juga akan meminimalkan cost kita terhadap biaya perawatan dan suku cadang. apa itu?? “Low Cost Maintenance” mari kita simak mas bro..

pertama, mari kita ulang kembali ulasan tentang sistem knalpot di kebanyakan sepeda motor dalam upaya mencapai udara yang bersih adalah mahal.

Gas buang mengandung produk sampingan dari proses hasil pembakaran yang jika dibuang langsung ke atmosfer akan berdampak berbahaya bagi lingkungan dalam jangka panjang. Untuk mengontrol emisi dari produk samping yang berbahaya, maka regulasi dikeluarkan untuk mengatur batas-batas polusi yang diperbolehkan dengan batasan-batasan tertentu.

Akhir-akhir ini, hampir kebanyakan sepeda motor menginstal “catalytic converter” pada sistem knalpotnya, bahkan di US sudah mulai diterapkan pada tahun 1975. Fungsi katalitik konverter adalah untuk menyaring gas-gas berbahaya agar menjadi aman bagi lingkungan.

Alat katalitik konverter tersusun dari dua katalis, yaitu katalis reduksi (reduction catalyst) dan katalis oksidasi (oxidization catalyst). Kedua katalis ini di lapisi katalis logam, seperti platinum, rodium, dan palladium. Baik katalis reduksi maupun katalis oksidasi, struktur permukaannya di desain sedemikian rupa untuk memaksimalkan permukaan katalis sekaligus meminimalkan jumlah katalis yang di pakai. Perlu di ketahui, harga katalis logam mahal. Ada dua jenis struktur permukaan, yaitu struktur sarang lebah (honeycomb) dan keramik (ceramic beads). Struktur sarang lebah paling banyak di gunakan.

“dan karena kehadiran catalytic converter ini membuat biaya perakitan knalpot menjadi mahal mas bro..”

Pernahkah mas bro perhatikan saat setelah mas bro selesai mengendarai motornya kemudian mas bro dengar ada bunyi “tik-tik” pada knalpot?
suara “tik-tik” berasal dari sistem pembuangan kendaraan ketika mesin dimatikan setelah berjalan selama beberapa waktu, ini terjadi secara alamiah dari struktur catalytic converter yang ada di dalamnya itu sebagai proses pendinginan.

Lalu apa hubungannya dengan Pulsar 200NS??
Pulsar 200NS meminimalkan penggunaan katalitik konverter pada sistem knalpotnya mas bro, karena melalui 3 busi, sebenarnya hasil pembuangannya sudah bersih maka dari itu tidak perlu lagi sistem katalitik konverter yang mahal, ini juga merupakan salah satu faktor mengapa Harga Pulsar 200NS dapat ditekan..
Jadi, 3 busi tidak berlebih-lebihan, karena mempunyai fungsi yang nyata dalam pembakaran yang makin bersih meski dengan penggunaan katalitik konverter yang minimal.

Bajaj telah mengaplikasikan 3 busi pada Pulsar 200NS untuk memperbaiki proses pembakaran dan mengurangi jumlah produk samping yang berbahaya yang meninggalkan ruang knalpot. Akibatnya catalytic converter diperlukan dalam sistem pembuangan yang relatif kecil.

Jadi, teknologi tidak harus mahal mas bro, Bajaj telah membuktikannya meski banyak FBH dan FBY menganggapnya terlalu berlebihan, bukan Bajaj tidak Pro terhadap sistem Injeksi, tapi Bajaj hanya ingin menyuguhkan kepada calon buyer bahwa teknologi yang di usung Bajaj masih mampu bersaing dengan Injeksi yang selalu bertagline efisien dan bersih. Meski mungkin tidak tertutup kemungkinan next gen Bajaj akan menerapkan itu pada semua lineupnya. Salam.

Komentar»

1. yeye - Februari 5, 2013

pertamax…
bajaj pakai 3 busi karena 2 busi udah patennya milik Honda,,,

2. Tulus Budi - Juni 12, 2013

ulasan yang muantabssss…. bukti teknologi bajaj ga pasaran dan lebay karna menganut 3 busi…..

3. yosep - Juni 12, 2013

penjelasan yg bagus. minimalisasi katolik konverter kyna jg uda diterapkan di motor bajaj yg 2 busi. CMIIW


Komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: